Menurut Kantor Berita ABNA, Saeed Khatibzadeh dalam sebuah tweet, Jumat (11/6/2021) malam, menulis bahwa penghapusan selektif nama-nama dari daftar sanksi tidak relevan dengan pembicaraan JCPOA dan juga bukan sebagai pesan niat baik, terutama jika dibarengi dengan aksi baru terorisme ekonomi.
“Alih-alih mengikuti Trump, Biden harus menghentikan kekalahan maksimumnya dengan mencabut sanksi secara efektif dan dapat diverifikasi,” imbuhnya.
Pemerintah AS pada Kamis lalu menyatakan bahwa pihaknya telah menghapus sanksi terhadap tiga mantan pejabat Iran dan dua perusahaan, yang sebelum ini terlibat dalam pengangkutan atau pemasaran produk petrokimia Iran. (RM)
342/